Pemprov Kaltim Berkomitmen Menuntaskan Penyediaan Alkes Agar Rumah Sakit Baru di Berau Segera Beroperasi

img

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud usai menghadiri peringaran Harganas ke-33 di Kabupaten Berau.

 

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya mempercepat operasional rumah sakit baru di Kabupaten Berau agar masyarakat tidak lagi bergantung pada rumah sakit rujukan di Samarinda maupun Balikpapan.

 

Komitmen tersebut disampaikan langsung Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud saat berada di Kabupaten Berau dalam rangka menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Kaltim, Kamis (23/7/2026).

 

Menurutnya, keberadaan rumah sakit baru menjadi kebutuhan yang tidak bisa lagi ditunda mengingat luas wilayah Berau serta jauhnya akses menuju rumah sakit rujukan provinsi.

 

Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Kaltim juga akan mendukung penyediaan alat kesehatan (alkes) agar seluruh fasilitas penunjang pelayanan medis dapat segera digunakan sehingga rumah sakit tersebut bisa beroperasi dalam waktu dekat.

 

"Kami sangat concent dengan pelayanan masyarakat. Salah satunya adalah pelayanan kesehatan yang menjadi konsentrasi kita bersama," ujar Rudy Mas'ud.

 

Rudy menjelaskan, selama ini masyarakat Berau masih menghadapi tantangan besar ketika membutuhkan layanan kesehatan lanjutan. Jarak yang cukup jauh menuju rumah sakit rujukan di Samarinda dan Balikpapan kerap menjadi kendala, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan cepat.

 

"Berau sangat jauh dari rumah sakit rujukan yang ada di Samarinda maupun Balikpapan. Karena itu, rumah sakit di sini harus mampu menangani masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pesisir," tegasnya.

 

Ia menilai, rumah sakit baru di Berau nantinya tidak hanya menjadi fasilitas kesehatan tambahan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah.

 

Menurut Rudy, tantangan pelayanan kesehatan di Berau jauh berbeda dibandingkan daerah lain di Kalimantan Timur. Dengan wilayah yang sangat luas serta kondisi geografis yang didominasi kawasan pesisir, kepulauan, hingga pedalaman, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

 

"Wilayah Berau sangat luas. Ada masyarakat yang tinggal di pesisir, di tengah, hingga di pedalaman. Semuanya harus bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak," katanya.

 

Ia menegaskan, setiap warga memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas tanpa harus menempuh perjalanan ratusan kilometer ke kota lain. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Berau guna mempercepat seluruh tahapan operasional rumah sakit, termasuk pemenuhan sarana, prasarana, serta alat kesehatan yang menjadi kebutuhan utama pelayanan medis.

 

Dengan beroperasinya rumah sakit baru tersebut, diharapkan kapasitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Berau semakin meningkat, waktu penanganan pasien menjadi lebih cepat, dan beban rujukan ke rumah sakit di Samarinda maupun Balikpapan dapat berkurang secara signifikan.

"Makanya kami punya komitmen bagaimana rumah sakit yang ada di Kabupaten Berau ini segera bisa beroperasi untuk melayani masyarakat kita sendiri," pungkas Rudy. (sep/FN)